SEMARANG — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Tugu 2025 resmi dibuka pada Selasa (30/9) di Aula Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Kegiatan ini menandai komitmen untuk membina generasi muda agar semakin mencintai Al-Qur’an.
Pembukaan dilakukan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Semarang, Mohammad Ahsan, dan dihadiri Camat Tugu, Kepala KUA, Danramil, Ketua Pelaksana Harian LPTQ Kota Semarang, serta para lurah dan peserta lomba.
Dalam laporan panitia, terdapat lima cabang yang diperlombakan: Tartil Anak-anak (18 peserta), Tilawah Anak-anak (12 peserta), Tahfidz 1 Juz + Tilawah (22 peserta), Tahfidz 5 Juz + Tilawah (6 peserta), dan Kaligrafi Mushaf (15 peserta).
Ketua LPTQ Kecamatan Tugu, yang juga menjadi Ketua Panitia, menekankan pentingnya semangat syiar Al-Qur’an dalam kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa kehadiran para peserta adalah bukti bahwa generasi muda di Kecamatan Tugu terus berkembang dalam keilmuan Al-Qur’an.
Camat Tugu, Eko Agus Padang, menegaskan perlunya pembinaan berkelanjutan. Menurutnya, latihan rutin dan dukungan pemerintah akan memperkuat kemampuan peserta, sehingga ke depan mereka bisa bersaing di level kota maupun provinsi.
Ia berharap sinergi dengan Kabag Kesra Setda Kota Semarang bisa menghasilkan program pelatihan yang lebih terstruktur.
Kabag Kesra Setda Kota Semarang, Mohammad Ahsan, menambahkan bahwa MTQ bukan sekadar kompetisi, tetapi sarana membangun karakter dan akhlak mulia.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sportivitas dan kejujuran dalam penilaian. Dewan juri diminta profesional agar hasil lomba dapat diterima semua pihak.
Ketua LPTQ Kota Semarang, KH. Labib Abdullah, turut mengapresiasi terselenggaranya MTQ Kecamatan Tugu yang menjadi pionir di Kota Semarang tahun ini.
Menurutnya, dukungan dari semua pihak—pemerintah, masyarakat, dan peserta—adalah kunci keberhasilan kegiatan.
Ia juga menyampaikan bahwa MTQ tingkat Kota Semarang akan digelar pada akhir November 2025.
Melalui ajang tingkat kecamatan, para peserta terbaik akan diseleksi untuk mewakili Kecamatan Tugu di level kota.
Dengan semangat ini, Kecamatan Tugu diharapkan melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak, berilmu, dan siap membawa nama baik daerah.
Reporter: Raffa Danish
