SEMARANG – Pertumbuhan pesat dunia otomotif di Jawa Tengah mendapat perhatian serius dari Pengprov IMI Jateng. Ketua IMI Jateng, Frits Yohanes, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan event.
Dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan otomotif kembali menggeliat setelah sempat meredup selama pandemi. Setiap pekan, berbagai event digelar oleh anggota IMI Jateng dengan ragam kategori, mulai dari balap prestasi hingga kegiatan hobi.
“Tidak pernah putus event otomotif setiap akhir pekan. Ini perkembangan yang luar biasa,” ujarnya.
Dengan meningkatnya jumlah event, IMI Jateng memperkuat regulasi dan mekanisme perizinan bagi panitia. Sertifikasi sirkuit menjadi hal wajib, termasuk audit berkala yang melibatkan tim teknis berpengalaman.
Frits menjelaskan bahwa pengetatan ini bertujuan melindungi pebalap, ofisial, hingga penonton. Setiap penyelenggara wajib memastikan kelayakan lintasan, ketersediaan tenaga medis, dan kelengkapan perangkat keselamatan.
Kebijakan ini diambil sebagai respon terhadap meningkatnya minat komunitas otomotif. IMI menilai, tanpa pengawasan yang ketat, potensi kecelakaan akan meningkat. Karena itu, standar keselamatan nasional diterapkan secara konsisten di Jawa Tengah.
Ia menambahkan bahwa regulasi terbaru dari induk organisasi olahraga otomotif juga terus diadopsi. Hal ini memastikan setiap kompetisi tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan keamanan terkini.
Beberapa kota di Jawa Tengah disebut telah memenuhi kriteria menjadi tuan rumah event nasional. Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras berbagai pihak dalam memperbaiki kualitas sirkuit dan SDM penyelenggara.
Menurut Frits, profesionalitas pengurus IMI Jateng dan anggotanya menjadi kunci penting. Mereka dianggap mampu menjaga kualitas event sekaligus menghadirkan tontonan berkelas bagi masyarakat.
Di sisi lain, Frits menuturkan bahwa masa depan olahraga otomotif di Jawa Tengah masih menghadapi tantangan, terutama dalam meraih prestasi nasional. Target medali emas PON menjadi salah satu ambisi utama.
Ia pun memastikan akan lebih serius menatap PON ke depan. Persiapan akan diperbaiki, dan pelatihan atlet akan ditingkatkan. Ia bahkan menyatakan siap maju kembali dalam Musprov IMI Jateng 2026 untuk melanjutkan program yang sudah berjalan.
