SEMARANG — Sujarwanto Dwiatmoko semakin mengukuhkan diri sebagai calon tunggal Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah periode 2026–2030. Kepastian itu terjadi setelah ia menjadi satu-satunya kandidat yang mengembalikan berkas pendaftaran ke Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) pada batas akhir, Selasa (30/9).
Ketua TPP, Prof. FX Joko Priyono, menegaskan bahwa hanya Sujarwanto yang menyerahkan berkas. Sementara satu nama lain, Catur Puji Santoso, tidak memenuhi syarat karena gagal mengembalikan dukungan.
“Dengan hanya satu berkas yang masuk, hampir bisa dipastikan Sujarwanto menjadi calon tunggal dalam Musyawarah Olahraga Provinsi KONI Jateng Desember nanti,” jelasnya.
Sujarwanto yang saat ini menjabat Ketua Pengprov Perpani Jateng membawa 90 surat dukungan dari total 107 pemilik suara. Angka itu mencakup 85 persen voters, sehingga jauh melampaui syarat minimal pencalonan.
Dukungan tersebut terdiri dari 31 KONI Kota/Kabupaten, 6 Badan Fungsional, serta 53 Pengprov Cabang Olahraga.
Dominasi dukungan ini menunjukkan soliditas suara di internal KONI Jateng terhadap Sujarwanto. Dengan basis dukungan tersebut, peluang calon lain praktis tertutup.
Ketua Tim Pemenangan, Budi Santoso, menyebut pencapaian ini sesuai target. Ia menilai dukungan solid membuktikan kepercayaan terhadap visi kepemimpinan Sujarwanto.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua voters. Ini menunjukkan semangat kebersamaan untuk membangun olahraga Jawa Tengah lebih maju,” ujarnya.
Meski unggul telak, Sujarwanto tetap menegaskan dirinya tidak jumawa. Ia menyebut dukungan ini adalah amanah besar yang harus dijawab dengan kerja nyata.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini bukan kemenangan saya, tetapi tanggung jawab bersama untuk memajukan olahraga Jateng,” ungkapnya.
Tahapan berikutnya adalah verifikasi berkas yang dijadwalkan 1–3 Oktober 2025. Hasil resmi penetapan calon akan diumumkan pada 17 Oktober.
Situasi ini mengingatkan publik pada tradisi aklamasi dalam pemilihan KONI di beberapa provinsi lain. Dukungan mayoritas kerap melahirkan konsensus tunggal untuk menghindari konflik internal.
Jika benar terpilih aklamasi, Sujarwanto akan memimpin KONI Jateng hingga 2030 dengan agenda besar menyiapkan atlet menghadapi PON dan kompetisi internasional.
Reporter: Ismu Puruhito
