Antisipasi Nataru, Pemkot Semarang Minta Pengamanan Berlapis dan Respons Cepat di Titik Rawan

Tanggal:

SEMARANG – Menjelang momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Semarang memperkuat konsolidasi pengamanan dan kesiapsiagaan bencana. Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menyampaikan bahwa tingginya mobilitas masyarakat pada akhir tahun menuntut kolaborasi erat dari seluruh unsur pengamanan.

Dalam Pengarahan Kamtibmas dan Siaga Bencana Kota Semarang Tahun 2025, ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, PMI, kecamatan hingga kelurahan berkumpul mengikuti arahan.

“Peningkatan aktivitas masyarakat pada Nataru biasanya terjadi di pusat perbelanjaan, rumah ibadah, bandara, dan area publik. Potensi gangguan keamanan harus kita antisipasi secara matang,” katanya, Jumat (28/11).

Iswar meminta agar pola pengamanan dilakukan secara berlapis dengan deteksi dini, patroli aktif, dan respons cepat atas setiap potensi gangguan. Menurutnya, strategi pengamanan kolektif membuat masyarakat merasa aman dan terlindungi.

Ia menambahkan bahwa kelengahan kecil dapat berpotensi memunculkan gangguan keamanan. Karena itu, personal gabungan diminta menjaga kewaspadaan sepanjang perayaan Nataru.

Selain aspek keamanan, Pemkot Semarang juga memperkuat kesiapsiagaan bencana. Hal tersebut mengingat prakiraan BMKG yang memprediksi curah hujan tinggi hingga awal 2026.

“Cuaca ekstrem, banjir, dan potensi longsor adalah hal yang perlu kita siapkan sejak sekarang,” tegasnya.

Iswar menjelaskan bahwa Pemkot akan memperketat pemantauan cuaca dan menginstruksikan camat-lurah untuk respons cepat ketika ada laporan kejadian. Koordinasi lintas sektor juga diperkuat agar pergerakan tim di lapangan lebih efisien.

Ia menyampaikan bahwa peralatan kebencanaan seperti pompa, tenda darurat, hingga kendaraan evakuasi harus berada dalam kondisi optimal.

“Mari pastikan semua perangkat siap mendukung tugas-tugas mitigasi,” katanya.

Selain perangkat teknis, edukasi kepada warga juga kembali disuarakan. Ia meminta masyarakat menjaga lingkungan serta tidak membuang sampah di sungai dan saluran air untuk mencegah genangan.

Dalam arahannya, Iswar menegaskan bahwa kebersamaan adalah kunci keberhasilan. Kolaborasi seluruh unsur dianggap sangat menentukan dalam menjaga keamanan dan stabilitas kota.

“Kita jaga Kota Semarang aman, tangguh, dan damai. Ini tugas kita bersama,” pungkasnya.

Tag: pengamanan Nataru Semarang, kesiapsiagaan akhir tahun, titik rawan Semarang, kolaborasi keamanan, mitigasi banjir Semarang

Reporter: Ismu Puruhito

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Bagikan Postingan:

Popular

Berita Lainya
Related

Kota Semarang Siap Gelar Dialog Nasional Praktik Makan Bergizi Gratis

SEMARANG - Momentum Hari Jadi ke-479 Kota Semarang dimanfaatkan...

Inflasi Kota Semarang Maret 2026 Terkendali di Tengah Tekanan Idul Fitri

SEMARANG – Tekanan musiman akibat lonjakan permintaan jelang dan...

65 Rumah Terdampak Puting Beliung, Pemkot Semarang Gercep Lakukan Penanganan

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang mempercepat penanganan...

Kabar Gembira! Kado Hari Jadi Kota Semarang, Pemkot Beri Diskon 10% PBB dan Dukung Program GAS JATENG

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang memberi kabar...